Wedding Dress (oneshoot)

  • Cast     :
  • Choi Minho
  • Kwon Yuri
  • Taeyang
  • Genree : Songfic, Sad, Romance
  • Rating  : PG 15
  • Author : Ekha Lee Sun Hi

 

ô Wedding Dress ô

Annyeong my readers..heheh kangenkah dengan tulisan tanganku..wkwk semoga iya deh hmmm ini lagi iseng2 waktu itu liat MV nya Teyang yang judulnya Wedding Dress euhh otak ni langsung muter ky mesin dan jadilah FF ini..bagi yang belum pernah liat dan dengar lagunya author saranin untuk liat dulu MV nya baru baca FF ini coz 100% isi FF ini author ambil dari MV itu..bweheheh berhubung ini adalah lagunya Taeyang..maka orang ke 3 nya author mencoba untuk melibatkan Taeyang dalam FF ini coz banyak juga sih yang couple in Yuri sama Taeyang..katanya sih sama-sama jago dance,,wuekekek dan FF ini sepenuhnya author ambil dari sudut pandang minho, dan flashback nya hanya author beritahu dengan tanda bintang jadi harap cermat membaca FF ini..biar ga bingung..bwahahah, (author makin banyak gaya) okeehh sekian dulu mungkin kata sambutan dari author.. (sok formal) wkwkk untuk selanjutnya semoga FF ini bisa menghibur anda para readers sekalian.wakakakw…dan jangan lupa untuk selalu RCL coz comment kalian adalah spirit buatku klw ga coment author ga mau bkin FF lagi #ngancem pake golok hahah dan klw ada yang COPAS FF ini dan menjiplaknya secara cuma-cuma aq sumpahin kudisan,, borokan dan kutilan bwahahahaahahaahahaah #sadis

Wasalam…

 

ô Wedding Dress ô

 

Aku menatap hampa toots piano dihadapanku saat ini… aku melihat kesekelilingku semua mata menatap penuh harap padaku..berharap agar aku segera memainkan jemariku di atas toots piano ini..

Aku tersenyum dan mulai melayangkan ingatanku pada masa lalu…

***

Aku melihatnya yang tengah duduk dihadapanku…senyuman manis yang tak pernah hilang dari bibir indahnya..aku menatapnya tanpa berkedip dan membuatnya sedikit gugup dengan tatapanku padanya..

“minho-ya..kenapa kau melihatku seperti itu..” tanyanya sambil memukul kecil pundakku membuatku sedikit gugup dan tersenyum menghilangkan kegugupanku saat itu…

“ahh anii..yuri-ya..kau hari ini terlihat beda..hmm cantik dan lebih fresh..” jawabku jujur sambil melihatnya dengan kaos biru simple yang di padukannya dengan rok jeans diatas lutut..

Dia tersenyum manis sambil melanjutkan membaca bukunya…

“yuri-ya..kenapa sangat sulit untukku menyatakan perasaan ini..sungguh semenjak pertama melihatmu aku sudah merasakan getaran yang sangat dalam dihatiku..entah kenapa getaran itu sangat kuat disaatku bersamamu…kau sangat berbeda dengan yeoja lainnya yang pernah aku temui..kesederhanaanmu membuatmu begitu sempurna dimataku…” hh seperti biasa aku hanya bisa mengucpkan semua itu di dalam hatiku..entah kenapa sulit rasanya buatku mengatakan semuanya padanya..

***

Aku menatap bayanganku di depan cermin dikamarku..kutatap seluruh tubuhku yang kini sedang mengenakan kemeja putih…aku tersenyum melihat sebuah cincin dengan permata diatasnya..begitu indah..aku memasukkan cincin itu ke dalam kantung Jas ku..dengan sedikit gugup aku melangkahkan kakiku menuju gereja..entahlah perasaanku sungguh kacau saat ini sesekali kulirik jam tanganku takut akan terlambat… aku melihat beberapa teman-teman ku waktu kuliah dulu dan juga teman-teman yuri sudah ramai berkumpul di depan gereja..hatiku makin ga karuan..

“haii choi minho..kenapa kau lama sekali..” ujar key sahabat lamaku disaat aku sudah berada di depan gereja..

“ahh miane..tadi ada sedikit gangguan dijalan..” jawabku berusaha setenang mungkin namun jujur hatiku sungguh sangat gugup sekarang…

Perlahan aku melangkahkan kakiku ke dalam gereja…aku melihat dekorasi yang sangat indah… senyuman terlukis dibibirku..lalu aku menuju ruangan ganti dimana Yuri dan teman-temannya telah menunggu..

Degg degg….

Jantungku seakan memompa lebih kencang disaatku menatap Yuri… sungguh dia benar-benar sempurna dengan balutan gaun pengantin berwarna putih…yuri sedang bercengkrama dengan teman-temannya yang juga tetap sibuk merapikan gaun dan rambutnya..dengan rambut panjangnya yang tetap di gerai indah membuatnya terlihat seperti bidadari..ingin rasanya aku berlari memeluknya namun aku cukup tahu diri dengan situasi saat ini..setidaknya aku harus menahan diri… yuri menyadari kehadiranku lalu dia melambaikan tangannya ke arahku dengan senyuman yang tak lepas dari bibir indahnya..

Aku pun membalas lambaian tangannya dan membalas senyumannya…

“yuri-ya..” desahku lembut…

Aku berdiri di belakang untuk mempersiapkan mentalku sepenuhnya saat ini..

“minho-ya..” ku dengar suara lembut yuri memanggilku..aku pun membalikkan tubuhku dan mendapatinya sudah berada dihadapanku dengan menggenggam sebuket bunga yang sama indahnya dengan dirinya…

“ahh yuri-ya…kau….”

“ommo..minho-ya..kau sudah datang..apa kabar chinguya..” tiba-tiba perkataanku terputus disaat taeyang tiba-tiba muncul dari belakang yuri dengan setelan jasnya yang membuatnya nampak begitu gagah.. yah tentu saja karna ini adalah hari pernikahannya dengan Yuri…

***

“minho-ya..kau pintar sekali mengambil foto ini..ini waktu aku sedang presentasi kemaren kan..wajahku polos sekali..serius gitu..” yuri sangat antusias melihat hasil bidikan gambarku disaat dia sedang presentasi kemaren

“iya lah aku kan fotografer handal..” jawabku dengan pedenya membuat yuri memukul bahuku gemas..

“yaa..kau pede sekali..” ujarnya sambil terus melihat foto hasil bidikanku..

“yaaaa.kalian sepertinya serius sekali berdua..apa aku tidak boleh tahu hmm” taeyang tiba-tiba muncul dari dalam mobil menghampiriku dan yuri yang sedang asyik di atas atap (?) mobilku…

“kau tidur seperti itu mana mungkin kami berani mengganggu” ujar yuri sambil tertawa melihat taeyang yang masih setengah sadar..

“kyaa..kauu..” ujar taeyang sambil mencubit gemas pipi yuri lalu memeluknya erat..entah kenapa hatiku sangat panas menyaksikan adegan itu..padahal aku, taeyang dan yuri sudah berteman akrab dari awal kami kuliah..kami selalu bersama..namun mungkin yuri tak pernah manyadari perasaanku padanya..dan aku hanya bisa memendam perasaan ini,, entah sampai kapan…

***

“chukkae..” ujarku pada taeyang sambil mengulurkan tanganku untuk menyalaminya..entah dapat keberanian dari mana aku melakukan ini semua..

“gomapta chingu..kau memang temanku yang terbaik..” jawab taeyang sambil membalas jabatan tanganku lalu memelukku sesaat… lalu aku mengulurkan tanganku kepada yuri..

“chukae..” ujarku lagi kali ini tanganku terasa sedikit gemetaran..

“gumawo..” ucap yuri sambil membalas jabatan tanganku..

“chagi..kau cantik sekali hari ini..” ujar taeyang kemudian sambil membelai lembut wajah yuri..

“yaa..ada minho disini kau jangan genit begitu..” jawab yuri malu dengan wajahnya sedikit memerah.. sungguh lucu sekali ekspressi yuri saat itu..ingin rasanya aku menciumnya..

“ahh lupakan minho sebentar lagi dia akan menikah dengan sahabatmu..relakan dia..” bisikku pada hati kecilku…

ô Wedding Dress ô

Aku menatap Yuri yang sedang berjalan menuju altar dengan didampingi appa nya..aku menatapnya tak berkedip.. di altar aku melihat Taeyang dengan senyuman mengembang dari bibirnya bersiap menyambut Yuri yang sudah hampir sampai di depannya.. sungguh ingin rasanya aku berteriak agar pernikahan ini batal saat ini juga..aku benar-benar ga sanggup melihat semua ini..seharusnya aku yang ada di depan altar itu sekarang sedang menunggu yeoja yang sangat aku cintai berjalan ke arahku sambil tersenyum..

“ahh yuri,kenapa harus teyang..” desahku tanpa sedikitpun mengalihkan pandanganku padanya…

***

Hari ini aku, yuri dan taeyang resmi mendapatkan gelar sarjana..malam ini kami mengadakan pesta kecil yang hanya dihadiri oleh beberapa teman terdekat kami untuk merayakan kelulusan.. dan malam ini aku sudah bertekad pada diriku sendiri aku akan menyatakan perasaanku pada yuri..aku akan menyatakan cintaku padanya dan aku akan melamarnya..aku tersenyum menatap cincin di tanganku… aku melihat yuri sedang asyik berbincang dengan beberapa temannya..

“choi minho..sekarang lah saatnya..” gumamku lalu berjalan menhampiri yuri..

“yuri-ya..ikut aku..” aku menggenggam tangannya lembut dan membawanya menjauh dari kerumunan pesta..

“waeyo??ada apa minho..” yuri mengerutkan dahinya..dia sedikit bingung melihatku yang gugup saat ini.. entah kenapa keberanianku seakan ditantang saat ini..aku hanya diam beberapa saat.. sungguh aku sangat takut menyatakan itu sekarang..tapi aku harus melakukannya..

“yuri-ya..” panggilku padanya..

“ne..wae??” tanyanya sedikit kesal..mungkin dia memang kesal melihatku yang seperti orang bodoh saat ini..

“yuri-ya..kau disini..” tiba-tiba taeyang muncul dihadapanku dan yuri…

Cincin yang tadinya sudah ku genggam kembali kumasukkan ke dalam kantung celanaku..

Taeyang lalu berjalan menghampiri yuri dan menggenggam erat jemari yuri..”

“ada apa..” tanya yuri bingung.. tiba-tiba kulihat taeyang mengeluarkan sesuatu dari kantung celananya…

“menikahlah denganku..saranghae kwon yuri..” ujar taeyang tanpa beban sedikitpun lalu memasangkan sebuah cincin di jari manis yuri..

Aku tak percaya dengan apa yang kulihat didepan mataku..taeyang menyatakan perasaannya kepada yuri dan meminta yuri untuk menikah dengannya..

“ahh Tuhan aku memang bodoh,aku memang tak seberani taeyang..” aku terus mengumpat diriku sendiri…

“taeyang-ah..” ujar yuri tak percaya..lalu taeyang menggenggam erat jemari yuri dan tak lama kulihat sebuah anggukan dari yuri dan senyuman manis dibalik bibir indahnya..

“tuhann kuatkan aku…”

***

Aku memejamkan mataku…lalu terdengar suara tepuk tangan yang sangat meriah..ternyata mereka baru saja selesai mengucapkan janji suci di hadapan pastur… aku menatap ke arah yuri dan taeyang.. lalu yuri menganggukan kepalanya ke arahku mengisyaratkan agar aku segera memulai permainanku…

Aku mulai memainkan jemariku di atas toots piano..mengalunkan nyanyian yang bisa membuat hatiku tenang saat ini..sejenak semua mata dan perhatian tertuju padaku..aku menyanyikan lagu ini dengan seluruh perasaanku…

“Minho-ya…” aku terkejut melihat yuri yang sudah berada di belakangku..dengan menggunakan gaun pengantinnya dia memelukku lembut..aku tersenyum sambil membalas pelukannya. “ saranghae yuri-ya, ,jongmall saranghae,,” bisikku di telinganya..

“na do saranghae minho-ya..” jawabnya sambil membalas pelukanku lembut..

Aku melepaskan pelukanku..aku tatap wajah cantiknya untuk beberapa saat..dia tersenyum ke arahku.. aku menatap matanya dan perlahan bibirku menyentuh lembut bibirnya..dia membalas ciumanku lembut dan memeluk pundakku erat..aku menciumnya dengan segenap perasaan cinta yang aku punya seakan aku ga mau melapaskannya lagi…

“saranghae yuri-ya..jongmal saranghaeyo..”

Aku tersadar dari lamunanku disaat tepuk tangan meriah kembali terdengar di telingaku..aku sudah menyelasaikan tugasku saat ini..menjadi pengiring musik di acara pernikahan dua sahabatku ini yah itu adalah janjiku pada yuri dan taeyang waktu itu..

Aku berdiri di balik dinding menyaksikan kebahagiaan yang terpancar dari kedua sahabatku itu..yuri yang tak henti-hentinya memberikan senyumannya ke pada tamu membuatku tersenyum getir..

“aku harap kau dan taeyang bahagia yuri-ah..” bisikku..

Aku mengambil cincin dari saku jasku…

Ga ada lagi gunanya aku menyimpan cincin ini…

tringgg…. (benar ga tuh bunyinya?) aku melempar cincin itu ke lantai dan berjalan meninggalkan tempat ini..berjalan meninggalkan kebahagiaan yang tersimpan di hati yuri dan juga taeyang dan semoga juga akan aku dapatkan nanti…

“selamat tinggal yuri-ah…”

 

ô Wedding Dress ô

 

—THE END—

 

Bweheheheeh gaje gaje gaje lag ni FF ini Cuma dalam waktu 1 jam aku bkinnya iseng bgd tadi ga sengaja liat MV nya Teyang dan langsung pengen bkin FF ini dan jadilah klw mw protes sama endingnya proteslah sama yang bkin MV nya karna aku bkin FF ni sesuai sama MV nya bwahahaah (kabooorrrrrrr)

47 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s