Sunbae-nim, Nan Neomu Joahe !! (Chapter 5) Last Chap

 Cast : Jessica & Donghae

 

Other Cast : Yoona, SuJu, and The Other

 

Genre : Romance, friendship, seniority

 

Length : Chapter

 

Rating : PG

 

Author : ClarenceHillary

 

 

Image

 

~~

 

Hari ini aku praktikum Histologi, laboratorium kami berada dilantai paling atas. Aku dan yoona berbarengan naik menggunakan lift. Dalam waktu beberapa detik saja, kami tiba di lantai 10. Tumben menurutku, biasanya kami selalu berhenti disetiap lantai.

 

“Ya! Jessica ! Cepat keluar, kau berdiri didepan pintu !”

 

Aku sadar dari lamunanku dan berjalan keluar lift dengan ragu, bagaimana aku nggak takut/ragu, dilantai ini begitu banyak senior yang juga ikut menunggu giliran untuk mengikuti Skill lab.

 

Aku menaikkan senyumanku dan jalan sambil sedikit membungkuk.. aku tersentak ketika melihat Sunbae itu didepanku dan menatapku, tapi yoona segera menarikku untuk masuk kedalam laboratorium sebelum aku benar-benar mati ditempat.

 

“Tadi itu Donghae sunbae kan?” aku mengangguk.. “untung aku menarikmu, kalau nggak, kau bakalan berjam-jam berdiri disitu dan akhirnya absen praktikum ini..”

 

“Maybe..” jawabku cuek..

 

“ Neo Michosseo !”  yoona membentakku dengan volume yang kecil dan aku hanya bisa menghela nafasku sambil membuka lembaran penuntun praktikum.

 

~~

 

Sepulang dari kampus, aku kembali menjalani rutinitasku seperti biasa. Menjadi stealker sunbae. Yah, Sebenarnya aku takut merasakan rasa sakit melihat kemesrahannya itu, tapi hatiku sedikit bergejolak untuk membuka akun social networknya.

 

Klik

 

Aku menekan namanya. Profilenya pun terbuka. Tapi tidak ada sesuatu yang baru, akhirnya aku mencoba untuk membuka profile yeojachingunya itu “Jung SooJung”. dan Tadaa~ begitu banyak status baru. Aku membaca satu persatu dengan saksama. Dari malam tadi sampai saat ini, statusnya menyangkut hal yang sama yaitu ke – ‘single’ –an nya.

 

Deg.. apakah mereka putus? Aku bimbang tak percaya, apakah dia memutuskan pacarnya demi aku?? Aiishh Babo-ya sica! Kau terlalu kegeeran.

 

Kejadian ini membuatku bener-benar bimbang. disatu sisi, aku senang mereka putus, disatu sisinya lgi, aku kasihan pada yeojachingunya itu, karna jelas-jelas distatusnya, dia mengatakan ‘Appo’.. entahlah, aku benar-benar jahat kalau aku merasa gembira.

 

~~

 

Back to campus.

 

Sore ini, kami dikumpulkan lagi..

 

“Aduuhh.. kalian sampai kapan bisa kompak Eoh?! Kenapa hanya segini yang ada?? Mana yang lain?” bentak siwon sunbae yang duduk diatas meja.

 

‘Sudah pasti mereka kabur. Tidak peru ditanya lagi.’ Ucapku dalam hati. Dan aku tahu, dalam pikiran  kami semua seperti itu.

 

“Jawab!!” Kyuhyun sunbae membentak “Salah satu kekurangan kalian adalah itu, tidak menjawab ketika ditanya.”

 

“Kau yang disana, baju putih.. jawab! Kemana yang lain?” donghae sunbae membuka suara menunjuk salah satu diantara kami.

 

“tidak tahu sunbae.”

 

“tidak tahu??! Kalian satu keluarga, masa’ ada yang hilang gak dicariin? Gak dicari tahu?” aku baru mendengar suara donghae sunbae membentak, meskipun tidak setajam siwon sunbae.

 

“bailah kalau begitu. Hari sabtu minggu ini, kita mengadakan acara Guest’s Meeting. Guestnya itu kalian, jadi kalian semua harus hadir, bukan kami yang akan mendidik kalian hari itu, ada sunbae yang lebih dari pada kami yang akan mengajari kalian. Sekian. Kalian harus lengkap.” Ucap siwon sunbae dan keluar dari ruangan.

 

“Surat pertemuannya saya kasih keketua angkatan.” Leeteuk sunbae menaruh surat itu diatas meja Key.”

 

Mereka pun keluar dari ruangan kami.

 

Key kemudian berdiri didepan ruangan “ tolong Boardcast dan ajak teman-teman yang lain supaya ikut hadir. Ini penting teman-teman. Makasih”

 

“Ara Key..”

 

Kami kemudian berhamburan keluar saking laparnya.

 

“Yoona-ya, kekantin ya..”

 

“Ne, aku juga lapar. Kajja..”

 

~~

 

Kantin dipenuhi oleh fk angkatan kami.. warna jas almet kami begitu bersinar jadinya. Karena penuh, kami akhirnya duduk semeja bersama taeyeon dan luna.  Sambil menunggu makanan kami datang, kami berbincang soal Guest’s meeting itu. luna sering mendengar bahwa guest’s meeting lebih menyeramkan dibanding hari hari kemarin, katanya kami bakalan dipelonco (?). entahlah, hanya isu atau beneran terjadi.

 

Sementara kami makan, aku mendengar bisik-bisikan dari berbagai arah meskipun tidak terlalu jelas. Awalnya aku tidak peduli, tapi kemudian..

 

“Sica, lihat kesana..” taeyeon menyuruhku untuk melihat kearah pintu masuk dan JLEB!! Aku kaget, untung aku bisa mengendalikan rasa terkejutku saat itu.

 

“mereka pacaran?” Tanya luna dan dijawab dengan anggukan taeyeon.

 

“mungkin..”

 

Aku meneruskan makanku dengan sedikit bergetar, aku menahannya agar tidak kentara.

 

“Donghae sunbae dan Tiffany?” bisik yoona dan aku segera meminum jus jerukku hingga hampir kosong. Yoona menatapku iba, tapi dia tidak mengubrisnya sekarang.

 

Aku tidak tahan, aku ingin keluar dari kantin ini segera. Aku berharap air mataku tidak keluar.

 

~~

 

Yoona meng-sms ku malam hari

 

‘Gwaenchana-yo? …… Kali ini kau harus benar-benar melupakannya Sicca-yaa.’

 

Aku membalas sms nya dengan bingung harus berkata apa

 

‘Ne. I wish i can. Yoon.’

 

‘Fighting’ dia membalasnya dan kuleparkan hapeku keatas kasur berharap jangan membahas hal ini lagi.

 

Aku berfikir sejenak, dia memutuskan pacarnya kemarin malam dan tadi baru saja dia berpacaran dengan tiffany??

 

Aku tidak bisa berfikir lagi, kenapa harus angkatanku?? Kalau memang dia berpacaran dengan orang lain, kenapa harus yeoja yang ada diangkatanku??

 

Aku memeluk bantalku dan menangis sejadi-jadinya.

 

~~

 

Guest’s meeting pun berjalan, tetapi tidak seperti yang diisukan, guest’s meeting berjalan dengan baik, kami hanya capek dan penuh dengan keringat. Kami disuruh berolahraga, basket, futsal dan setelah itu mendengar ceramah dari senior atas.

 

Bisa dikatakan lagi kami tidak lengkap, hanya 75%. Yang lain kebanyakan beralasan ada urusan keluarga, sakit, bahkan kesiangan. Itu alasan paten yang tidak bisa ditoleransi. Harus kuakui, kami benar-benar tidak kompak.

 

End POV

 

~~

 

Donghae POV

 

Guest’s meeting pun berakhir,  setelah beberapa hoobe itu pulang, aku pun segera menghampiri tiffany..

 

“Fany-aa, ayo kita pulang..”

 

“Ne, Sunbae..”

 

“Panggil aku ‘Oppa’ !”

 

“Ne Oppa” tiffany melakukan gerakan hormat seperti seorang prajurit.

 

Akupun mengantarnya pulang dengan sepeda motorku. pada saat kami tiba didepan rumahnya, aku segera mengingatkannya untuk segera mandi dan beristirahat yang cukup. Dia mengagguk setuju dan mencium keningku lalu berlari masuk.

 

‘huft’ aku menghela nafas setelah ia menutup pintu rumahnya. Aku bimbang, apakah aku salah? Apakah aku salah berkencan dengan tiffany?

 

Tiffany adalah hoobeku pada saat elementary school. Aku pernah menyukainya, dan mungkin sampai sekarang. Dia manis dan penurut, aku menyukainya. Tapi, kenapa ada sesuatu yang mengganjal ya?. Dan aku sangat merasa bersalah dengan Krystal.

 

Flash Back~~

 

Aku berencana mengakhiri hubunganku dengan krystal malam ini. Aku mengunjungi sekolah kursus vocalnya saat mereka sudah selesai.

 

“Krystal-aa, aku ingin berbicara sesuatu padamu, dan aku harap kau sudah siap.”

 

“katakanlah oppa, kapanpun aku siap.. kau akan melamarku?”

 

“ani-aa, justru sebaliknya, aku ingin kita akhiri hubungan kita.”

 

Kulihat dia menjatuhkan bukunya, air mulai mengalir dari sudut matanya.

 

“jangan bercanda oppa.. heh, kau bercandakan oppa?”

 

“Aku serius..”

 

“Wae??! Wae Oppa??” dia memukul-mukul dadaku sambil menangis, sebenarnya aku tidak tega, tapi..

 

“Kita berbeda Krys.. umur kita terpaut jauh, kau masih sekolah. Dan kau pernah bilang bahwa kau sangat tidak menyukai menjadi dokterkan? Aku merasa kau tidak akan pernah menyukai pekerjaanku..” aku memegang pundaknya dan sedikit menunduk untuk menatapnya. Dan dia membalas tatapanku dengan tajam.

 

“Kau Bohong! Kau pernah mengatakan kepadaku, bahwa cinta tidak membedakan umur, bahkan aku juga pernah bilang apapun yang kau lakukan dan tekuni akan menjadi kesukaanku meskipun aku tidak melakukan hal itu. dan kau tahu oppa, aku masuk sekolah music dan menekuni bidang classic demi dirimu. Kita sudah berpacaran lama sebelum aku masuk Senior HighSchool.!”

 

Aku terdiam. Memang benar yang dikatakannya. Aku tidak mempunyai alasan apapun lagi.

 

“Kau menyukai orang lain kan oppa?” dia membuka suara dengan bergetar. Dan aku mendengar dengan saksama. “Aku ikhlas, kalau kau memang sudah menyukai orang lain. Aku tidak bisa berbuat apapun lagi.” Dia menghapus air matanya, lalu berbalik meninggalkanku.. aku hanya mematung ditempat.

 

‘maafkan aku krystal-aa, kau akan mendapat seseorang yang jauh lebih baik dari pada aku.’

 

Flash Back OFF~~

 

End POV

 

Jessica POV

 

Tibalah kami pada malam di hari H

 

Malam ini adalah Malam Kemahasiswaan atau yang biasa kami sebut ma’am. Malam ini berlangsung dengan baik, mulai dari pidato pembuka oleh Pimpinan faculty, ketua SJ, ketua ma’am, lalu hiburan, klimaks acara dengan pemberian PIN kepada mahasiswa baru yaitu kami, sampai dengan acara penutup yaitu makan bersama.

 

Meskipun kami masih tergolong kurang kompak, tapi para sunbae masih memberikan toleransi untuk mencoba belajar kompak sendiri. Para sunbae itu juga merasa dirinya gagal dalam mendidik kami, padahal aku merasa bahwa kamilah yang kepala batu. Tapi akhirnya kami sudah menjadi keluarga besar FK- University Of Seoul.

 

Acara makan bersama sedang berlangung, semua undangan dari senior angkatan pertama sampai senior diatas kami pun makan dengan lahap diiringi candaan. Aku sangat berrsyukur acara ini berlangsung dengan baik. Dan aku akhirnya mencari udara segar dengan duduk di bangku taman depan gedung. Yoona pun ikut keluar dan duduk disampingku.

 

“Kau terlihat sangat gembira hari ini dan kau sangat cantik menggunakan gaun merah itu.”

 

“Gomawo yoona-ya, kau juga cantik menggunakan gaun berwarna keemasan yang cocok dengan karaktermu.”

 

“Kau bisa saja..” dia menepuk bahuku dan kami saling tertawa bersama.

 

Aku benar-benar ingin melupakan kejadian burukku yang pernah terjadi, termasuk Sunbae itu, aku memutuskan dan aku bertekad untuk melupakannya. My first love not in my hand.

 

Aku tersenyum sambil memandang bintang.

 

End POV.

 

~~

 

~~ 10 tahun kemudian ~~

 

 

 

Author POV

 

Seorang Yeoja cantik dengan snail jas ditubuhnya beserta stetoskop yang digantung disakunya, berjalan sepanjang lorong Rumah Sakit SMtown. Dia berjalan dengan santai menuju ruang prakteknya.

 

“Slamat siang Dr. Jung”

 

Yeoja itu yang bernama Jessica Jung, segera duduk ditempatnya. Saat ini, Jesica berprofessi sebagai dokter anak.

 

“Slamat siang juga suster Kang” Jessica membalas senyuman suster itu.

 

“Dr. Jung, Pasien pertama anda hari ini sudah tiba”  Jessica mengangguk tersenyum “Silahkan masuk, Tuan.”

 

Pria itu segera masuk bersama seorang anak laki-laki berumur sekitar 5thn.

 

“Annyeonghase-yo, silahkan du…” Jessica mengadahkan wajahnya dan Jleb! Pria itu adalah Sunbae-nya dulu, Donghae.

 

‘aduh, apakah dia mengenalku? Aku harap tidak’   pikir Jessica dalam hati.

 

“Silahkan duduk Tuan.” Donghae pun duduk dan anak itu duduk dipangkuan donghae. “Sebelumnya saya akan mengisi biodata anak anda dulu, nama anak bapak siapa?” donghae tersentak mendengar pertanyaan Jessica dan segera membantahnya.

 

“Maaf, dia keponakan saya.. namanya Cho Tae Hyun, umurnya 5thn”

 

“maaf, saya pikir…”

 

“gwaenchana.. lanjutkan saja..”

 

Jessicapun melanjutkan anamesisnya dan melakukan pemeriksaan fisik seperti biasanya.

 

“Keponakan anda terkena diare, usahakan jangan jajan sembarangan lagi, control makanan sehari-harinya. Sebelum saya buatkan resep, apakah ada keluhan lainnya?”

 

“Begini dokter, saya ada keluhan, boleh?”

 

“Ya, silahkan.. sebisa saya..” (Jessica)

 

“Begini dokter, saya punya masalah dibagian dada saya” (Donghae)

 

“apakah itu sakit?”

 

“Ya, Seperti dicambuk-cambuk”

 

“Sejak kapan mulai sakit seperti itu?” (Jessica)

 

“Sejak 10 tahun yang lalu dokter”

 

“Berarti sudah cukup lama ya..” donghae mengangguk “ sudah pernah periksa sebelumnya? Atau sudah pernah minum obat?”

 

“Belum dokter”

 

“belum ya, trus, sakitnya itu pada saat kapan? Pada saat Kaget? Atau pada saat apa?” (Jessica)

 

“ketika saya melihat seorang wanita, dokter. dia hoobe saya saat kuliah dulu, kami kuliah di fakultas kedokteran. Hubungan hoobe-sunbae dulu dikampus kami itu sangat tajam (?),tapi kami sering bertemu mata, dan disaat itulah dadaku mulai seperti dicambuk-cambuk, dokter. Nama wanita itu Jessica jung.” DEG!! Jantung Jessica beradu,… “Apa yang harus saya lakukan dokter? Apalagi saat ini dia ada hadapan saya lagi..”

 

Bwuarr!! Jantung Jessica meledak.. antara kaget, senang, terharu.. tapi yang pasti diluar dugaan, Jessica masih menyimpan perasaannya buat donghae.

 

“Dr. Jung, Maukah kau menjadi tunanganku?” donghae mengeluarkan kotak yang isinya sebuah cincin emas. Dan dibukanya dihadapan Jessica.

 

Tangis Jessica pecah, air matanya menetes dan mengalir dipipinya.

 

“Ne, Dr. Lee”

 

 

 

THE END

 

 

 

Hiks.. Hiks.. terharuu.. haha #Plak Lebay.

 

Akhirnya mereka bersama juga walaupun melewati sepuluh tahun yang panjang.. hihi

 

Bagaimana nih, bagus nggak nih endingnya? Suka ga?

 

Kalau ada yang ingin bertanya silahkan aja.. oke ^^ thank you..

 

 

26 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s