Our Secret Garden (Ficlet)

Our Secret Garden

 

Cast : Lee Donghae (Suju),  Park Jiyeon (T-ara)

Other Cast : Find them

Genre : Romance, Life, Fantasy

Rating : PG

Length : Ficlet

Author : Clarence Hillary

Disclaimer : Cerita ini sebagian terinspirasi dari novel ‘Halo’ penulis Alexandra Adornetto dan selebihnya keluar dari otak saya ^^, sedangkan All Cast punya Tuhan, ff ini pernah dipublish di http://hillrencetaeyeona.wordpress.com/

Picasa4

Yeahh, Kali ini aku buat fanfic Haeji alias Donghae-Jiyeon, atas permintaan seorang reader hehe.. mudah-mudahan kalian juga suka pairingnya.ehm, ceritanya sih sangat tidak memungkinkan, Why? karena ini adalah suatu percintaan antara kedua makhluk yang SANGAT SANGAT TIDAK MUNGKIN untuk saling MENCINTAI!! Okeh.. CEKIDOT!

~~

Jiyeon POV

Saat ini, aku mempunyai waktu luang, aku kemudian menghabiskan waktuku untuk duduk diatas gumpalan awan yang menyerupai sebuah bangku taman. Kemudian, aku membuka buku diariku. Aku lalu menulis sebuah kisah dimana saat aku masih berada di bumi bersama namja yang aku cintai, meskipun kami adalah makhluk yang berbeda, tapi cinta kami lebih besar daripada itu. Aku adalah seorang Angel dan namja itu adalah Demon. Kami bertemu disebuah ladang yang sangat luas, kisahnya panjang, tapi kami akhirnya membuat ladang itu menjadi sebuah taman. Dan taman itu akhirnya menjadi

‘Our Secret Garden’

END POV

Author POV

Jiyeon turun dari dari surga, menjelma menjadi manusia untuk menjalankan misi dari Sang Pencipta. Dia ditugaskan untuk membantu warga setempat melawan godaan iblis. Dan tempat itu adalah Seoul, Korea selatan.

Dengan tubuh manusianya, dia berjalan di pusat perbelanjaan Dongdaemun. Dia diperintahkan untuk berjaga-jaga disana. Karena sebentar lagi, akan terjadi kekacauan. Sambil berpura-pura melihat beberapa rangkaian bunga, jiyeon melirik kesegala arah. Belum terjadi sesuatu, sampai dia merasakan hawa panas disekujur tubuhnya.

‘Sudah dekat’  pikir Jiyeon dalam hati. Dan dia terus waspada.  Sampai akhirnya terjadi sebuah ledakan disalah satu toko di pusat perbelanjaan itu.

‘sial. Aku terlambat.’ Gumam jiyeon lalu segera mencari kemana hawa panas itu pergi. Dia terus berjalan mengikuti kemana hawa panas itu membawanya. Dia terus berjalan dan berjalan, sampai dia menemukan ladang kosong yang luas. Tapi anehnya, hawa panas itu menghilang. Jiyeon kalang kabut, dia mencoba berputar untuk mencari hawa panas itu, tapi dia tidak menemukannya. Akhirnya dia terduduk diatas ladang itu. berpikir keras dan menyatakan bahwa dirirnya itu gagal. Sampai akhirnya dia melihat ke satu titik. Dia melihat seorang namja sedang berbaring diatas rerumputan dengan kedua tangannya dilipat keatas untuk mengalasi kepalanya.

Jiyeon mendekat, dia melihat namja itu sedang tertidur. Jiyeon mendekatkan wajahnya kedepan namja itu untuk meneliti lekukan wajah namja itu.

‘Buatan Sang Pencipta yang satu ini sangat bagus’ pikir jiyeon dengan sangat polos.

Piung.. Namja itu membuka matanya secara tiba-tiba membuat jiyeon keget dan mundur kebelakang.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya namja itu setelah dia bagun dan mengambil posisi duduk.

“Ani-aa” jiyeon gelagapan. “harusnya aku yang bertanya, apa yang kau lakukan disini? Berpanas-panasan?”

“Ne.. aku tadi merasa sangat kedinginan, entahlah, jadi aku berniat berjemur diri..”

“Kedinginan? Bukankah ini musim panas?” Tanya jiyeon dengan nada heran

“Entahlah..” namja itu mengidik bahu lalu kembali berbaring. “aku Lee Donghae, Neo?” sambungnya.

“Nan Park jiyeon imnida” Jiyeon tersenyum lalu ikut berbaring disamping namja bernama lee donghae itu.

“kau bilang ini musim panas, tapi kau juga ikutan berjemur..” donghae menghadap ke wajah jiyeon untuk meminta penjelasan.

“Karena aku juga tidak merasakan panas, jadi kita sama..” mereka tertawa bersama dengan keanehan mereka.

Mereka kemudian berbincang-bincang tentang kota seoul, banyak yang jiyeon tanyakan dan donghae menjawabnya.

“kau berasal dari mana?”

“Aku besar diluar negeri, makanya aku bertanya padamu. Oh ya, ini sudah hampir malam. Aku mempunyai banyak tugas. Aku pulang ya.. annyeong” jiyeon berdiri dan berlari menuju rumah yang sudah disiapkan untuknya.

“Besok kita ketemu disini lagi, jam yang sama, Arasso?” donghae berteriak dari kejauhan. Dan disambung dangan tanda oke oleh jiyeon.

Setiap hari mereka bertemu dan bercerita di ladang itu. bercanda bersama, tertawa bersama. Dan 2 minggupun berlalu. Donghae membawa sebuah rangkaian bunga ditangannya. Dia berencana untuk menyatakan perasaanya ke jiyeon. Jiyeon pun datang dari arah yang berlawanan. Donghae lalu menutup wajahnya menggunakan bunga itu. jiyeon yang tersipu datang dan mendekat. Donghae kemudian menurunkan bunga itu memperlihatkan wajahnya lalu menyerahkan bunga itu kepada jiyeon. Jiyeon menerimanya, tapi tanpa diduga, jemari donghae bertemu dengan jemari jiyeon. Rasa tersengat mulai dirasakan oleh keduanya. Bunga itu jatuh dan mereka terpental. Jiyeon dan donghae kemudian berdiri dengan susah payah.

“Jiyeon-aa, Neo ….” Donghae menatap jiyeon tak percaya begitu pula dengan jiyeon.

“Donghae-aa, Neo..”

“Angel?” “Demon?” serempak keduanya.

Mereka terdiam lalu duduk dengan jarak yang lumayan jauh dan mereka duduk menghadap matahari yang sebentar lagi terbenam.

“kita berbeda Jiyeon-aa..” ucap donghae dan hanya dijawab oleh anggukan jiyeon. “ tapi aku mencintaimu..” sambungnya dan jiyeon menatap donghae dengan raut wajah yang sedih bercampur senang.. “Nado” jawab jiyeon.

Mereka sama-sama terdiam dan ..

“Aku akan membuat sebuah taman bunga dan itu akan menjadi tempat rahasia kita.” Ucap donghae lalu berdiri mengitari ladang itu. jiyeon ikut berdiri.

“Apa yang akan kau lakukan?” Tanya jiyeon dari kejauhan.

“membuat taman bunga menggunakan kekuatanku..” donghae terus mengitari ladang itu.

“Aku akan membantumu..” jiyeon ikut mengitari ladang itu.

Perlahan-lahan, muncul berbagai macam jenis bunga, tersusun rapi berdasarkan warna, bentuk dan ukurannya. Mereka menyelesaikan itu hampir 2 jam. Dan mereka memutuskan untuk melindungi taman itu dari manusia. Sehingga tak ada satupun manusia yang bisa melihat taman itu.

Setiap hari mereka bertemu ditaman itu, saling menyayangi dan saling mencintai tanpa saling menyentuh. Mereka hanya saling bertukar pandang. Tersenyum dan berbagi pengalaman. Tapi itu tidak membuat cinta mereka hilang. Sampai pada akhirnya, surga mengetahui hal itu. Jiyeon akhirnya dipindah tugaskan dan tidak akan diizinkan untuk kebumi lagi.

End POV

Jiyeon POV

Begitulah akhir ceritaku. Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan donghae. Terakhir kali kudengar dari angel lain, demon donghae tidak pernah muncul lagi dibumi. Mungkin, dia juga tidak diizinkan lagi kebumi.

Taman kami itu pun, menjadi Eternal Secret garden.

~THE END~

Hahaha.. gimana ficletnya? Alur kecepetan ya? Maaf kalau jelek.. L.. mohon komentarnya ^^

 

18 responses

  1. Dongji ƍäªk bersatu??? Aigooo karena mereka berbeda.. Mereka harus berpisah…
    Poor donji😦

    Buatin lagi donk thor FF main cast DONGJI😀

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s