Our Heart Grow in Our Village (Chapter 2)

Cast : Krystal Jung ,Kim Myungsoo ‘L’ , Park Jiyeon

Other Cast : Jessica Jung and Find them

Genre : Romance, Life, Fantasy, Supernatural

Rating : PG-15

Length : Chapter

Author : Clarence Hillary

Disclaimer : Alur cerita smuanya dari otak saya, sedangkan All Cast punya Tuhan, ff ini pernah dipublish di http://hillrencetaeyeona.wordpress.com/

JIKA KALIAN TIDAK SUKA DENGAN CASTNYA, ANGGAP SAJA ORIGINAL CHARACTER

Picasa3

 

Krystal memasuki sebuah rumah, besar dan bentuknya tidak jauh beda dengan villanya, tapi tatanan perabotan rumahnya yang sedikit berbeda, rapi dan mengingatkannya tentang korea. Rumah itu adalah rumah namja yang mengunjungi villanya.

“Temanku ada dikamarnya dilantai atas. Kau bisa naik duluan? Aku akan membuatkanmu minuman dulu.” Namja itu menunjuk sebuah kamar dilantai atas, yang bisa terlihat jelas dari lantai dasar.

“Tidak perlu. Aku datang untuk membantu bukan untuk bertamu.” Krystal berjalan menaiki tangga mendahului namja itu.

“tapi sudah menjadi kebiasaanku untuk menjamu setiap orang yang berkunjung kerumahku” namja itu memandang krystal menanti persetujuan.

“terserah kau saja. Cepatlah, aku akan menunggumu dikamar itu.” krystal tetap berjalan sambil menjawab pernyataan namja itu.

Sesampainya dia didepan kamar, krystal menurunkan gagang pintunya sambil berdoa berharap dia bisa menyelesaikannya dengan baik.

‘Ceklek’ pintu terbuka. Krystal menemukan seorang yeoja terbaring lemas diatas kasur. Yeoja itu sangat cantik tapi sayangnya dia pucat. Krystal mendekati yeoja itu, memperhatikannya dengan saksama. Krystal merasa iba dengan yeoja ini. Cantik tapi sakit.

“dia temanku dari kecil.” Namja itu masuk dan meletakkan minuman diatas meja disamping ranjang. “Kami selalu bersama, dari taman kanak-kanak sampai memasuki kuliah kami tak pernah berpisah. Sampai dia jatuh sakit seperti ini.” Namja itu menarik kursi dan duduk disamping krystal “Kami terpaksa berhenti kuliah untuk mencari pengobatan. Kata dokter, dia mengidap leukemia,kanker darah. Pengobatannya belum ditemukan, hanya menjalani terapi, tapi itu belum tentu bisa menyembuhkannya.” Krystal menatap iba. Namja itu menundukkan kepalanya, terlihat air disudut matanya. Tapi dia tetap bercerita. “kami sudah berkeliling korea untuk mencari pengobatan-pengobatan alternative. Tapi tetap saja tidak mempan. Sampai akhirnya, nenek dari kakak iparku mengatakan bahwa kau ada disini, seorang yeoja yang bisa menyembuhkan hanya dengan menggenggam tangan orang yang sakit. Tanpa berpikir panjang, aku membawanya kesini. Namanya Jiyeon, Park Jiyeon” Krystal mengangguk paham.

“Oh ya, aku lupa memperkenalkan namaku. Aku Kim Myungsoo, panggil saja ‘L’”

“ L? okeh, namaku Krystal jung lebih lengkapnya.” Krystal mengambil minuman buatan Myungsoo dan meminumnya. “kalau boleh tau, keadaannya sekarang bagaimana?” krystal meletakkan cangkirnya kembali keatas meja.

“dia sangat lemas, sekarang, dia sudah tidak mampu bergerak yang berlebihan. Makan, minum bahkan dudukpun aku harus membantunya. Dia tidak bisa pergi dari ranjangnya.”

Mereka terdiam sejenak.

“Baiklah, kita bisa mulai sekarang?”

“Silahkan” jawab myungsoo

Krystal mengambil tangan jiyeon memegang telapak tangannya kemudian menggenggamnya.

‘Sembuhlah’ ucap krystal dalam hati. 1-2menit telah berlalu tapi tidak ada kejadian yang terjadi. Krystal mengulang lagi bahkan menggenggam kedua tangan jiyeon. Tapi sama saja, tidak terjadi sesuatu.

“sudah berhasil?” Tanya myungsoo berharap penuh.

Krystal menggeleng “Aku tidak tahu, biasanya orang lain memuntahkan air. Minimal akan terbatuk-batuk. Tapi kenapa ini terjadi sesuatu?”

“apakah setiap orang yang sakit akan mengalami hal itu kemudian sembuh?”

“Ya, Selalu. Bahkan tidak pernah seperti ini.” Nada bicara Krystal melemah. “mungkin memang sudah takdirnya” krystal mengucapkan kata itu dengan sedikit terbebani. Ia tak tega mengucapkannya.

“Tidak! Ini bukan takdirnya!” Myungsoo berlutut dihadapn krystal “Aku mohon berusahalah!”

Krystal gelagapan “tapi…”

“Aku akan memenuhi semua permintaanmu asal kau menyembuhkan dia” myungsoo masih berlutut dihadapan krystal sambil menunduk.

Krystal tidak pernah menginginkan hal seperti ini. Bahkan dia tidak menginginkan apapun. Dia hanya ingin membantu.

“Aku tidak ingin apapun darimu. Tapi aku akan mencoba terus. Mungkin kalau dilakukan sekali, tidak akan berhasil. Jadi, aku akan terus datang setiap hari sampai terjadi perubahan. Kau bersedia?” myungsoo menaikkan senyumannya dan mengagguk. Krystal membantu myungsoo berdiri. “Aku harus pulang sekarang. Banyak yang harus kukerjakan divillaku. Besok aku akan datang lagi jam segini.” Krystal beranjak dari tempat duduknya.

“baiklah, aku akan menunggumu.” Myungsoo mengantar krystal keluar.

“sampai jumpa besok”

“Ne.. sampai jumpa” krystal menaiki sepedanya dan mengendarainya menuju villa.

~~

Krystal membuka pintu rumahnya. ‘Kresek’ ‘Kresek’ terdengar suara dari arah dapur. Biasanya jam segini tidak ada orang dirumahnya. Apalagi kakaknya, Jessica masih kerja.

“Siapa disana?” Krystal mencoba berbicara meskipun dia takut.

“Eoh? Kry-aa, kau sudah pulang?” Suaranya seperti suara Jessica.

Krystal mendekat mencoba memastikan. Bersamaan dengan Jessica keluar dari pintu dapur.

“Gabjaki-aa, Krystal! Kenapa kau mengendap-ngendap seperti itu?”

Krystal tidak menjawab dan hanya bernafas lega. “Aku pikir pencuri! Eonnie mengangetkanku! Eh, bukannya eonnie kerja ya? Tumben cepat pulang. Terus mobil dimana?”

Jessica mengambil makanan yang ia buat didapur kemudian menaruhnya diatas meja makan. “Hari ini ada festival di kota. Jadi kantor-kantor tutupnya dipercepat. Oh ya, sebentar lagi festival akan diadakan di village ini, kita akan merayakannya Kry-aa” Jessica tertawa mengangkat roknya dikedua sudut dan berputar-putar bagaikan Barbie.

“Chinjja?” ucap krystal tak percaya. Disambung anggukan Jessica. Krystal lalu ikut tertawa gembira sambil memegang kedua tangan Jessica dan berloncat-loncat bersama.

Tiba-tiba, krystal teringat akan mobil. “Terus mobil kita kemana eonnie?”

“Eonnie masukkan ke bengkel. Remnya sudah menipis. Besok baru diambil. Makanya eonnie mau meminta tolong sama kamu buat ngantar eonnie besok naik sepeda. Boleh?”

“tentu saja eonnie. Apapun akan kulakukan untuk eonnie ku tercinta.” Krystal memeluk Jessica. Tapi kemudian dia teringat dengan myungsoo. Dia sudah berjanji besok pagi akan datang.

“Ada apa? Wajahmu seperti kebingungan” Jessica menyadari adanya perubahan raut wajah dimuka krystal

“Besok pagi aku sudah ada janji.”

“Menyembuhkan orang? Kenapa tidak pergi sekarang saja?”

“Itu dia eonnie, aku sudah menemuinya tadi. Yang anehnya, tidak ada reaksi. Kekuatanku tidak bekerja padanya. Makanya aku berencana datang setiap pagi. Mungkin akan nada perubahan.”

Jessica mengangguk memahami. “baiklah kalau begitu. Nanti eonnie akan meminta mrs. Woods mengantar. Berusahalah menyembukannya. Fighting!”

“Tidak eonnie, jangan merepotkan orang lain. Aku akan mengantar eonnie besok pagi. dia pasti mengerti.”

~~

Hari ini Krystal mengantar Jessica menuju kantor di kota. Perjalanannya cukup panjang tapi tidak membuat krystal lelah. Tepat tengah hari, krystal tiba ditempat myungsoo.

“maaf aku lama. Aku baru saja pulang mangantar kakakku. Mobil kami…”

Belum sempat menyelesaikan penjelasan, myungsoo memotongnya dan menarik krystal dengan tergesa-gesa.

“Bukan saatnya meminta maaf. Keadaan jiyeon tambah parah.” Mereka berlari menaikki tangga

Pintu di buka..

“Omona! Jiyeon-aa..”  jiyeon keringat dingin. Badannya kejang-kejang.

Krystal segera berlari menuju ranjang lalu menggenggam tangan jiyeon. Tapi sama sekali tidak da perubahan. Badan jiyeon masih terus kejang.

“Apa yang harus kita lakukan ? “ teriak myungsoo

Krystal masih terus menggenggam tangan jiyeon erat. ‘apa yang salah dengan diriku?’ krystal menyahut dalam pikirannya

‘kenapa kekuatanku tidak sanggup untuk menyelamatkannya?’

~TBC~

Bagimana? Sanggupkah krystal menyelamatkan jiyeon? Bagaimanakah kisah cinta yang sebenarnya? Saksikan Our Heart Grow in Our Village next chapter..

Haha #plak

Tolong komentarnya.^^

 

 

2 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s